Lamunanku di angkutan kota(angkot) tadi adalah jalanan sepi karena semua orang naik angkot!
Memang sulit untuk beralih dari kendaraan pribadi ke angkot, hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal (menurutku), diantaranya :
1. Tidak semua angkot lewat di tempat tujuan. Sehingga setelah naik
angkot harus berjalan kaki lagi, apalagi jika jaraknya masih jauh, pasti
melelahkan, maka dianggap kurang efektif dan efisien.
2. Untuk sampai di tempat tujuan terkadang harus berpindah dari satu
angkot ke angkot yang lain, itupun mengeluarkan biaya lebih dibandingkan
menggunakan kendaraan pribadi. Seperti pengalamanku jika aku PP naik
angkot seharinya menghabiskan uang 10ribu dan itu masih jalan kaki
sedangkan jika menggunakan kendaraan pribadi/motor uang 10rb bisa
dipakai untuk 2hari.
3. Kuantitas dan kualitas angkot yang kurang
memadai. Mengenai kuantitas coba deh naik angkot saat jam
berangkat/pulang sekolah dan kantor, banyak banget yang naik
angkot,banyak yang berdiri juga. Padahal saat melihat keluar jendela
juga banyak banget yang masih memakai kendaraan pribadi, itu tandanya
kuantitas angkot masih kurang. Sedangkan soal kualitas, ya lihat saja
bagaimana keadaan angkot yang ada di Semarang saat ini, mau naik aja
rasanya miris banget(kecuali BRT lho yaaaa), dari bunyi mesinnya yg
"agak kasar", knalpot yang mengeluarkan "kabut" hitam pekat, kursi yang
sudah bolong, lampu yang pecah, badan angkot yang bolong-bolong dan
berkarat, sopir yang terkadang ugal-ugalan, yang naik aja kadang
jantungnya hampir copot, apalagi kendaraan yang disekitarnya ya, lalu
kernek yang memasang tarif yang gak pasti contohnya gini kalo membayar
dengan uang pas tarifnya 3ribu tapi jika bayarnya gak pas/kembalian
biasanya tarif jadi 4ribu padahal itu tujuan yang sama.
4. Gengsi. Manusia memang memiliki gengsi yang besar akan segala hal, benar bukan? hehe
Aku salut dengan para angkoters yang masih rela menggunakan angkot dan menerima kekurangan apa adanya
ya semoga saja kedepannya masalah transportasi mendapat perhatian
lebih, karena saat ini kemacetan di Semarang semakin meluas. Semoga akan
ada angkot yang lebih terintegrasi, dan sistem yang memudahkan segala
pihak.
Maaf ya curhatannya banyak(cerewet yak -_-)
Ini hanyalah lamunan anak kecil yang memandang realitas yang ada, maaf jika terdapat kesalahan perkataan.
Selasa, 31 Desember 2013
Senin, 30 Desember 2013
Dari yang Special
From : RPA
Umbaran
Dikala redup rembulan
Bintang akan terus menemani
Dikala terik matahari mengusik
awan selalu melindungi
bunga layu tumbuhlah mekar
keindahanmu
tak kan hilang tanpa sanjungan
hari ini bertemu
tak terasa waktu berlalu
meski terasa beban diwaktu nanti
tapi tak kan kubiarkan berlalu
Umbaran celotehmu
Warnai kisah indah di hidupku
Terimakasih puisi yang kau buat untukku, membuatku merasa seperti ditiup angin segar.
Menemukan sosok yang bisa menerimaku, sosok yang baru kutemui.
Sebenarnya sudah lama kita saling bertemu, namun untuk berbagi kisah baru hari ini.
Tak kusangka kau begitu terbuka, mendengar tiap ceritaku,ocehanku,keluhanku, dan kau tanggapi dengan begitu terbuka dan dewasa.
Terimakasi Tuhan kau kirimkan aku sosok ini..
Tak ingin kubiarkan perasaan ini merusak yang telah ada, jalani semua ini dengan apa adanya, tanpa adanya suatu paksaan yang belum pasti ujungnya kemana, cukup menjalani ini dengan apa adanya..
Rasa nyaman dari masing-asing individu, ini lebih dari cukup.
Karna ta semua orang terbuka dengan celotehanku ini..
Terimakasihhh :))
Umbaran
Dikala redup rembulan
Bintang akan terus menemani
Dikala terik matahari mengusik
awan selalu melindungi
bunga layu tumbuhlah mekar
keindahanmu
tak kan hilang tanpa sanjungan
hari ini bertemu
tak terasa waktu berlalu
meski terasa beban diwaktu nanti
tapi tak kan kubiarkan berlalu
Umbaran celotehmu
Warnai kisah indah di hidupku
Terimakasih puisi yang kau buat untukku, membuatku merasa seperti ditiup angin segar.
Menemukan sosok yang bisa menerimaku, sosok yang baru kutemui.
Sebenarnya sudah lama kita saling bertemu, namun untuk berbagi kisah baru hari ini.
Tak kusangka kau begitu terbuka, mendengar tiap ceritaku,ocehanku,keluhanku, dan kau tanggapi dengan begitu terbuka dan dewasa.
Terimakasi Tuhan kau kirimkan aku sosok ini..
Tak ingin kubiarkan perasaan ini merusak yang telah ada, jalani semua ini dengan apa adanya, tanpa adanya suatu paksaan yang belum pasti ujungnya kemana, cukup menjalani ini dengan apa adanya..
Rasa nyaman dari masing-asing individu, ini lebih dari cukup.
Karna ta semua orang terbuka dengan celotehanku ini..
Terimakasihhh :))
Jumat, 27 September 2013
Beasiswa!!
Sebagai seorang penerima beasiswa, tiba-tiba aku ingin menulis ini.. Namun ini pandangan dari pikiranku saja hehe :D
Bicara soal beasiswa pastinya identik dengan orang miskin, ya kan??
Tapi tidak juga kok..toh masih banyak orang mampu tapi tetep daftar beasiswa, bahkan yang ga mampu malah belum mendapat beasiswa.
Dari pengalamanku selama ini, beasiswa itu dibedakan menjadi 2. Yaitu 1.beasiswa bagi yang tidak mampu biasanya dalam persyaratannya mengumpulkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan dll. 2.beasiswa bagi mereka yang berprestasi,jadi mereka yang memiliki prestasi ataupun nilai akademik yang tinggi walaupun dari keluarga mampu pun dapat mendaftar beasiswa ini. Dan mungkin masih ada jenis beasiswa lain di tingkat yang lebih tinggi.
Namun apakah beasiswa ini telah tepat sasaran?? Semoga saja benar2 tepat ya.. aamiin..
Karena beasiswa ini begitu sangat membantu bagi mereka yang benar-benar kurang mampu..
Tapi aku bener-bener sangat miris ketika mendengar "tidak mampu meneruskan pendidikan karena kekurangan biaya" Laluuu kemana beasiswa itu mengalir selama ini??
Bahkan Sekolah Dasar yang sekarang gratis pun tetap ada yang mengeluh seperti itu..apalagi SMP, SMA..
Sebagai seorang mahasiswa, apalagi bisa mengakses internet tentunya dapat memperoleh informasi dari manapun, namun untuk ukuran anak SD?? Bahkan orangtuanya yang awam dengan perkembangan elektronik..tentunya mereka tidak tahu, kecuali dari pihak sekolah memberi tahu..
Setidaknya kita berada di kota, jadi sedikit terlihat..
Lalu.. bagaimana dengan mereka yang berada di Desa, di Pelosok, Terpencil, Perbatasan?? Bagaimana keadaan disana??
Yah..semoga apapun kebijakannya dapat berdampak baik bagi seluruh pihak.
Dimanapun kita berada, kita adalah bagian dari Indonesia.. Negara juga menanggung pendidikan warga nya yang dibuktikan dengan jumlah anggaran yang sangat besar, lalu bukti nyatanya pada warga apakah sudah dirasakan? Semoga sudah di cek ya :D
Semangat para pejuang beasiswa, jangan menyerah dengan keadaan, dimanapun kamu berada, dari keluarga seperti apapun, lingkungan yang seperti apapaun, yang akan menentukan masa depan adalah diri kita sendiri..
Jadikan kekuranganmu menjadi suatu kesempatan yang orang lain belum pernah rasakan.
Contohnya: dulu aku gabisa naik motor,bahkan tidak punya motor, aku dibelikannya sepeda, nah aku jadikan itu sesuatu yang menyemangatiku yaitu naik sepeda ke sekolah(Jarak rumah-sekoalah -+1,5km). Belum tentu semua orang bisa naik sepeda kesekolah lho..dengan kebiasaan sepedaan itu aku jadi terbiasa naik sepeda,bahkan aku seneng bisa bersepeda ke tempat yang tinggi sekalipun :D
Yang penting jangan menyerah dengan keadaan. Nah, kalau jalan kalian dimudahkan, jangan lupa untuk berbagi ya :) berbagi untuk sesama manusia dan untuk alam sekitar :)
Sekian aja curhatnya :D
Bicara soal beasiswa pastinya identik dengan orang miskin, ya kan??
Tapi tidak juga kok..toh masih banyak orang mampu tapi tetep daftar beasiswa, bahkan yang ga mampu malah belum mendapat beasiswa.
Dari pengalamanku selama ini, beasiswa itu dibedakan menjadi 2. Yaitu 1.beasiswa bagi yang tidak mampu biasanya dalam persyaratannya mengumpulkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan dll. 2.beasiswa bagi mereka yang berprestasi,jadi mereka yang memiliki prestasi ataupun nilai akademik yang tinggi walaupun dari keluarga mampu pun dapat mendaftar beasiswa ini. Dan mungkin masih ada jenis beasiswa lain di tingkat yang lebih tinggi.
Namun apakah beasiswa ini telah tepat sasaran?? Semoga saja benar2 tepat ya.. aamiin..
Karena beasiswa ini begitu sangat membantu bagi mereka yang benar-benar kurang mampu..
Tapi aku bener-bener sangat miris ketika mendengar "tidak mampu meneruskan pendidikan karena kekurangan biaya" Laluuu kemana beasiswa itu mengalir selama ini??
Bahkan Sekolah Dasar yang sekarang gratis pun tetap ada yang mengeluh seperti itu..apalagi SMP, SMA..
Sebagai seorang mahasiswa, apalagi bisa mengakses internet tentunya dapat memperoleh informasi dari manapun, namun untuk ukuran anak SD?? Bahkan orangtuanya yang awam dengan perkembangan elektronik..tentunya mereka tidak tahu, kecuali dari pihak sekolah memberi tahu..
Setidaknya kita berada di kota, jadi sedikit terlihat..
Lalu.. bagaimana dengan mereka yang berada di Desa, di Pelosok, Terpencil, Perbatasan?? Bagaimana keadaan disana??
Yah..semoga apapun kebijakannya dapat berdampak baik bagi seluruh pihak.
Dimanapun kita berada, kita adalah bagian dari Indonesia.. Negara juga menanggung pendidikan warga nya yang dibuktikan dengan jumlah anggaran yang sangat besar, lalu bukti nyatanya pada warga apakah sudah dirasakan? Semoga sudah di cek ya :D
Semangat para pejuang beasiswa, jangan menyerah dengan keadaan, dimanapun kamu berada, dari keluarga seperti apapun, lingkungan yang seperti apapaun, yang akan menentukan masa depan adalah diri kita sendiri..
Jadikan kekuranganmu menjadi suatu kesempatan yang orang lain belum pernah rasakan.
Contohnya: dulu aku gabisa naik motor,bahkan tidak punya motor, aku dibelikannya sepeda, nah aku jadikan itu sesuatu yang menyemangatiku yaitu naik sepeda ke sekolah(Jarak rumah-sekoalah -+1,5km). Belum tentu semua orang bisa naik sepeda kesekolah lho..dengan kebiasaan sepedaan itu aku jadi terbiasa naik sepeda,bahkan aku seneng bisa bersepeda ke tempat yang tinggi sekalipun :D
Yang penting jangan menyerah dengan keadaan. Nah, kalau jalan kalian dimudahkan, jangan lupa untuk berbagi ya :) berbagi untuk sesama manusia dan untuk alam sekitar :)
Sekian aja curhatnya :D
Sabtu, 22 Juni 2013
Sayur :D
Berikut ini adalah daftar nama sayur yang saya peroleh dari wikipedia :D
Ada yang familiar dan ada yang tidak familiar, atau mungkin terdapat sayuran yang belum masuk.. Alhamdulillah melimpah sekali hasil kebun Indonesia :)
Asparagus
Bawang bombay
Bawang putih
Bawang merah
Bayam
Bendi
Buncis
Cabai
Daun bawang
Daun seledri
Jagung
Jamur
Kacang bogor
Kacang buncis
Kacang kelisa
Kacang panjang
Kacang tanah
kacang merah
Kailan
Kangkung
Kecipir
Keledek
Kentang
Kubis bunga
Kubis
Kucai
Labu air
Labu manis
Lada
Lobak merah
Lobak putih
labu siam
lembayung
Pegaga
Peria
Petola
Pucuk paku
Paprika
Selada
Sawi
Sengkuang
Serai
Terung
Timun
Tomat
Wortel
Ayo konsumsi Sayur :D
Ada yang familiar dan ada yang tidak familiar, atau mungkin terdapat sayuran yang belum masuk.. Alhamdulillah melimpah sekali hasil kebun Indonesia :)
Asparagus
Bawang bombay
Bawang putih
Bawang merah
Bayam
Bendi
Buncis
Cabai
Daun bawang
Daun seledri
Jagung
Jamur
Kacang bogor
Kacang buncis
Kacang kelisa
Kacang panjang
Kacang tanah
kacang merah
Kailan
Kangkung
Kecipir
Keledek
Kentang
Kubis bunga
Kubis
Kucai
Labu air
Labu manis
Lada
Lobak merah
Lobak putih
labu siam
lembayung
Pegaga
Peria
Petola
Pucuk paku
Paprika
Selada
Sawi
Sengkuang
Serai
Terung
Timun
Tomat
Wortel
Ayo konsumsi Sayur :D
Buah-buahan :)
Ini beberapa daftar buah-buahan yang ada di Wikipedia, urut dari A-Z :D
Ada yang sudah sering dimakan dan ada yang baru tahu.. hmmm
Ini buahnya ada yang ditulis lagi namun dengan nama sebutan yang berbeda, ada juga yang menuurutku sayuran masuk ke daftar ini.. :D
Anggur
Apel
Aprikot
Apokat
Asam
Atap
Arbei
Abiu
Alpukat
Bacang
Baguk
Belimbing
Belimbing sayur
Bengkuang
Benda
Binjai
Bisbul
Blueberry
Burahol
Blewah
Bit
Cempedak
Ceplukan
Cermai
Ceri
Cokelat
Delima
Duku
Durian
Duwet
Enau
Enam-enam
Frambos
Hamoi
Hamlam
Holdi
Jamblang
Jambu air
Jambu batu
Jambu bol
Jambu mawar
Jambu mede
Jambu semarang
Jengkol Jeruk
Jeruk bali
Jeruk besar
Jeruk Jepara
Jeruk keprok
Jeruk kingkit
Jeruk nipis
Jeruk purut
Jambu neker
Kapulasan
Kawista
Kecapi
Kedondong
Kelapa
Kelengkeng
kelubi
ketela
Kemang Kepel
Kersen
Kesemek
Kiwi
Kokosan
Koldi
Kurma
Kelawi
Kates
Lai
Langsat
Lemon
Lengkeng
Leci
Lobak
Maja
Malaka
Mangga
Mangga lalijiwa
Mangga pari
Manggis
Markisa
Matoa
Melon
Mengkudu
Menteng
Mentimun
Namnam
Nanas
Nangka
Naga
Nona
Pamelo
Pepaya
Persik
Pir
Pisang
Pete
Rambai
Rambusa
Rambutan
Rukem
Salak
Sawo duren
Sawo kecik
Sawo manila
Semangka
Sirsak
Siwalan
Srikaya
Stroberi
Sukun
Terap
Terong
Timun
Tomat
Ubi
Waluh
Wuni
Zaitun
Hidup Buah! Jangan Lupa Konsumsi Buah Lokal :D hahaha
Senyum Petani :)
Senyum petani bukan senyum kepasrahan, itu senyum ketulusan :)
Negara ini negara agraris, apakah tokoh-tokoh yg berperan penting di sektor agraris yaitu petani tidak cocok disebut pahlawan? Menurutku mereka juga pahlawan, pahlawan dalam kesederhanaan, karena keserhanaannya itulah tak pernah terdengar lagi cita-cita yg ingin menjadi petani.
Bahkan mungkin itu telah menjadi pekerjaan yg dilupakan.
Semoga kesejahteraan mereka juga diperhatikan, karena dari hasil kebun dan ternak merekalah kita mengkonsumsi makanan yang bergizi dan susu yg baik untuk pertumbuhan.
Dan dari hasil itulah yg berperan untuk pertumbuhan dan perkembangan kita menjadi anak bangsa yang cerdas, walaupun petani tidak terlihat disamping kita :D
SenyumPetani
Terimakasih :)
Negara ini negara agraris, apakah tokoh-tokoh yg berperan penting di sektor agraris yaitu petani tidak cocok disebut pahlawan? Menurutku mereka juga pahlawan, pahlawan dalam kesederhanaan, karena keserhanaannya itulah tak pernah terdengar lagi cita-cita yg ingin menjadi petani.
Bahkan mungkin itu telah menjadi pekerjaan yg dilupakan.
Semoga kesejahteraan mereka juga diperhatikan, karena dari hasil kebun dan ternak merekalah kita mengkonsumsi makanan yang bergizi dan susu yg baik untuk pertumbuhan.
Dan dari hasil itulah yg berperan untuk pertumbuhan dan perkembangan kita menjadi anak bangsa yang cerdas, walaupun petani tidak terlihat disamping kita :D
SenyumPetani
Terimakasih :)
untuk 22-12-12
Malam tahun baru
lahirlah anak perempuan dari seorang Ibu yang telah menantikan kehadiran
buah hatinya, ya, keluarga itu sangat menginginkan anak perempuan dan
malam itu telah dikabulkan kehadirannya di dunia. Ibu itu berlinangan
air mata, dan senyum di bibirnya yang lebar melukiskan segala
kebahagiaan. Tangisan bayi itupun disambut dengan kebahagiaan
orang-orang disekitarnya. Malam pergantian tahun yang indah dengan
kehadiran anggota baru dalam keluarga itu.
Bayi perempuan itu menempati kedudukan ketiga sebagai seorang anak di keluarga itu, kedudukan pertama ada pada anak laki-laki yang telah berumur sekitar 4 tahun, dan yang kedua adalah seorang anak laki-laki yang berumur 2,5 tahun.
Kehadiran bayi perempuan itu mengubah beberapa kebiasaan dari seorang ayah, sebelum anak perempuan ini lahir Ibu itu sering mendapatkan kekerasan dari suaminya, tidak hanya kekerasan fisik, namun batin juga. Ditambah lagi suatu kebiasaan buruk yang selalu dilakukan suami yang membuat hati Ibu itu teriris. Namun kesetiaan dan ketulusan hati Ibu itu sangat luar biasa.
Saat siang hari Ibu itu mendapatkan kekerasan fisik, dengan muka yang agak lebam, mencoba menghentikan isak tangis kedua anaknya yang saat itu takut melihat orangtuanya bertengkar. Malam harinya saat sang suami meminta dipijat, Ibu itu dengan ikhlas memijati sang suami. Bukan hanya itu, saat sang suami tidak memberi jatah uang maka Ibu itu bekerja keras mendapatkan uang, mencuci pakaian orang, atau pinjam uang tetangga terlebih dahulu, hanya untuk bisa memasak untuk makan sang suami dan anak-anaknya. Sering terdengar suara para tetangga yang mengatakan bahwa Ibu itu adalah orang yang sangat sabar. Bahkan aku tidak tahu apa yang ada di dalam hati Ibu itu, perih sekali merasakannya.
Namun setelah ada bayi perempuan ini, sang suami lebih terlihat giat bekerja. Hanya sesekali saja sifat buruknya itu muncul kembali. Saat anak perempuan ini berumur 2 tahun, ternyata Ibu it telah hamil. Namun entah apa yang membuat Ibu itu tidak menginginkan kehadiran anaknya. Beberapa cara Ibu ini lakukan untuk menggugurkan kandungannya. Namun semua itu gagal. Sepertinya Allah mempunyai jalan lain untuk anak ini. Dan lahirlah seorang bayi laki-laki, namun tidak terdengar sedikitpun suara tangisannya. Semua orang heran, dan terdiam, bahkan Ibu itu uga merasa takut, dan pikiran-pikirannya terbayang masa lalu saat masih hamil.
Bayi laki-laki ini sekarang sudah besar, dengan anggota badan yang lengkap, namun ternyata anak ini memiliki kelainan, mungkin pada bagian sarafnya, anak ini tidak bisa berjalan, bahkan bicaranya susah dimengerti. Cobaan apa lagi yang diberikan kepada Ibu itu, baru saja bisa bahagia sudah diberikan cobaan lagi, bahkan bayang-bayang masa lalu masih menghantuinya, Ibu itu merasa ini adalah kesalahannya. Namun ibu itu selalu sayang pada anaknya, Ibu itu menggendong anak laki-lakinya saat makan, akan tidur. Bahkan hanya sedikit waktu yang diberikan untuk anak perempuannya. Kepedihannya ditambah lagi dengan kambuhnya sifat sang suami, sekarang jadi jarang memberi uang. Ibu itu lalu bekerja dengan mencuci pakaian tetangga, membantu tetangga membuka warung makan, lalu dilanjutkan dengan menggendong anaknya yang terakhir. Betapa capeknya Ibu itu. Namun Ibu itu selalu kuat, bahkan tidak terdengar keluhannya sama sekali dan tetap berlaku baik pada sang suami.
Anak perempuannya jadi tidak terurus, karena lebih sering untuk mengurus anaknya yang tidak bia apa-apa. Anak perempuannya lalu diurus oleh tetangga yang telah dekat dengan keluarga ini, anak perempuannya juga sering tidur di tetangganya bahkan tinggal dengan tetangganya.
Hari-hari yang melelahkan dijalani Ibu itu, belum lagi jika anak pertama an keduanya itu mengalami masalah. Ibu itu dengan susah payah membantu mereka.
Anak perempuannya itu kini telah berumur 13 tahun, dan anak terakhirnya semakin besar, bahkan Ibu itu semakin berat menggendong anaknya itu, Ibu itu sering memijit-mijit sendiri badannya. Dan suatu pagi Ibu itu menemukan benjolan di payudaranya, Ibu itu tetap diam, dan menahan rasa pegal-pegal yang ia rasakan. Saat Ibu itu merasa aneh pada payudaranya, lalu Ibu itu memeriksakannya ke puskesmas, setelah obat nya habis ternyata benjoln itu masih tetap ada, dengan perasaan yang tidak enak pada sang suami, akhirnya Ibu itu bercerita, dan setelah itu Ibu itu diberi rujukan ke Rumah Sakit untuk diperiksa, ternyata Ibu itu sakit Tumor, ya tumor payudara, ditambah lagi tumornya itu jenis tumor ganas. Oh Tuhan cobaan apa lagi yang kau berikan pada orang yang sabar ini.
Setiap sebulan sekali Ibu itu melakukan kemo terapi yang membuat rambutnya menjadi rontok dan gundul, namun tidak mengurangi kecantikan Ibu itu. Setiap kali pulang kemo, anak perempuan dan laki-lakinya selalu menyambut dengan riang. Setengah tahun berlalu setelah Ibu itu melakukan kemo, Ibu itu melakukan rutinitas seperti biasa. dan tiba-tiba saja ternyata tumor nya itu kambuh kembali. Dokter menyarankan untuk operasi pengangkatan tumor karena tumornya sudah di stadium akhir. Ibu itu merasa takut, takut hal-hal yang buruk terjadi, Ibu itu belum bisa untuk meninggalkan anak laki-laki nya yang tidak bisa apa-apa itu.
Karena dukungan dari orang-orang disekitarnya maka Ibu itu memutuskan untuk dioperasi. Dan operasinya pun berjalan lancar.
Namun cobaan itu kembali datang, ternyata operasinya tidak bersih sehingga tumornya tumbuh kembali, bahkan kini semakin ganas, lebih cepat menyebar dan sampai ke paru-parunya. Ibu itu kini terkapar lemas di tempat tidur rumah sakit. Dengan oksigen dihidung dan alat pengambil darah yang ada di dada sebelah kirinya. Perasaan Ibu itu bercampur aduk, Ibu itu belum bisa meninggalkan anak laki-lakinya, siapa yang akan merawat anak itu, siapa yang mau mengurusi anak yang tidak bisa apa-apa itu. Cobaan bertubi-tubi selalu diterima oleh Ibu itu, mungkin hatinya telah kuat, sekuat baja. Dan takdir pun berkata lain, Ibu itu menghembuskan nafas terakhir dan meninggalkan anak-anak, dan suaminya. Ibu yang dikenal baik dan sabar itu telah meninggal dunia. Banyak sekali kebaikan yang telah Ibu itu lakukan yang tidak dapat kutuliskan.
Kedua anaknya itu dirawat oleh tetangga yang sudah seperti saudara sendiri. Mereka dirawat bagaikan anak sendiri. Orang baik ternyata masih ada di dunia...
Semoga Ibu itu tenang disisi Allah, Ibu terbaik, terkuat, Itulah seorang Ibu, Ibu memiliki perasaan yang berbeda.
Teman-teman, peluklah Ibu kalian, dan ucapkanlah terima kasih, dan katakan Aku sayang Ibu.. :') Sesekali tidurlah dengan Ibu, pandangilah wajahnya saat tidur, peganglah, ya ini Ibu mu yang kau pegang, Ibu yang masih ada di dunia, keadaan akan berbeda bila Ibumu sudah tiada, memandang dan memegang Ibu yang telah terbujur kaku, semua akan merasakannya, hanya saja waktunya yang berbeda. Tami sayang Ibu, Tami sayang Bapak, Sayang kakak-kakak dan adek, Sayang Budhe dan Pakdhe, Tami sayang semua.
Bayi perempuan itu menempati kedudukan ketiga sebagai seorang anak di keluarga itu, kedudukan pertama ada pada anak laki-laki yang telah berumur sekitar 4 tahun, dan yang kedua adalah seorang anak laki-laki yang berumur 2,5 tahun.
Kehadiran bayi perempuan itu mengubah beberapa kebiasaan dari seorang ayah, sebelum anak perempuan ini lahir Ibu itu sering mendapatkan kekerasan dari suaminya, tidak hanya kekerasan fisik, namun batin juga. Ditambah lagi suatu kebiasaan buruk yang selalu dilakukan suami yang membuat hati Ibu itu teriris. Namun kesetiaan dan ketulusan hati Ibu itu sangat luar biasa.
Saat siang hari Ibu itu mendapatkan kekerasan fisik, dengan muka yang agak lebam, mencoba menghentikan isak tangis kedua anaknya yang saat itu takut melihat orangtuanya bertengkar. Malam harinya saat sang suami meminta dipijat, Ibu itu dengan ikhlas memijati sang suami. Bukan hanya itu, saat sang suami tidak memberi jatah uang maka Ibu itu bekerja keras mendapatkan uang, mencuci pakaian orang, atau pinjam uang tetangga terlebih dahulu, hanya untuk bisa memasak untuk makan sang suami dan anak-anaknya. Sering terdengar suara para tetangga yang mengatakan bahwa Ibu itu adalah orang yang sangat sabar. Bahkan aku tidak tahu apa yang ada di dalam hati Ibu itu, perih sekali merasakannya.
Namun setelah ada bayi perempuan ini, sang suami lebih terlihat giat bekerja. Hanya sesekali saja sifat buruknya itu muncul kembali. Saat anak perempuan ini berumur 2 tahun, ternyata Ibu it telah hamil. Namun entah apa yang membuat Ibu itu tidak menginginkan kehadiran anaknya. Beberapa cara Ibu ini lakukan untuk menggugurkan kandungannya. Namun semua itu gagal. Sepertinya Allah mempunyai jalan lain untuk anak ini. Dan lahirlah seorang bayi laki-laki, namun tidak terdengar sedikitpun suara tangisannya. Semua orang heran, dan terdiam, bahkan Ibu itu uga merasa takut, dan pikiran-pikirannya terbayang masa lalu saat masih hamil.
Bayi laki-laki ini sekarang sudah besar, dengan anggota badan yang lengkap, namun ternyata anak ini memiliki kelainan, mungkin pada bagian sarafnya, anak ini tidak bisa berjalan, bahkan bicaranya susah dimengerti. Cobaan apa lagi yang diberikan kepada Ibu itu, baru saja bisa bahagia sudah diberikan cobaan lagi, bahkan bayang-bayang masa lalu masih menghantuinya, Ibu itu merasa ini adalah kesalahannya. Namun ibu itu selalu sayang pada anaknya, Ibu itu menggendong anak laki-lakinya saat makan, akan tidur. Bahkan hanya sedikit waktu yang diberikan untuk anak perempuannya. Kepedihannya ditambah lagi dengan kambuhnya sifat sang suami, sekarang jadi jarang memberi uang. Ibu itu lalu bekerja dengan mencuci pakaian tetangga, membantu tetangga membuka warung makan, lalu dilanjutkan dengan menggendong anaknya yang terakhir. Betapa capeknya Ibu itu. Namun Ibu itu selalu kuat, bahkan tidak terdengar keluhannya sama sekali dan tetap berlaku baik pada sang suami.
Anak perempuannya jadi tidak terurus, karena lebih sering untuk mengurus anaknya yang tidak bia apa-apa. Anak perempuannya lalu diurus oleh tetangga yang telah dekat dengan keluarga ini, anak perempuannya juga sering tidur di tetangganya bahkan tinggal dengan tetangganya.
Hari-hari yang melelahkan dijalani Ibu itu, belum lagi jika anak pertama an keduanya itu mengalami masalah. Ibu itu dengan susah payah membantu mereka.
Anak perempuannya itu kini telah berumur 13 tahun, dan anak terakhirnya semakin besar, bahkan Ibu itu semakin berat menggendong anaknya itu, Ibu itu sering memijit-mijit sendiri badannya. Dan suatu pagi Ibu itu menemukan benjolan di payudaranya, Ibu itu tetap diam, dan menahan rasa pegal-pegal yang ia rasakan. Saat Ibu itu merasa aneh pada payudaranya, lalu Ibu itu memeriksakannya ke puskesmas, setelah obat nya habis ternyata benjoln itu masih tetap ada, dengan perasaan yang tidak enak pada sang suami, akhirnya Ibu itu bercerita, dan setelah itu Ibu itu diberi rujukan ke Rumah Sakit untuk diperiksa, ternyata Ibu itu sakit Tumor, ya tumor payudara, ditambah lagi tumornya itu jenis tumor ganas. Oh Tuhan cobaan apa lagi yang kau berikan pada orang yang sabar ini.
Setiap sebulan sekali Ibu itu melakukan kemo terapi yang membuat rambutnya menjadi rontok dan gundul, namun tidak mengurangi kecantikan Ibu itu. Setiap kali pulang kemo, anak perempuan dan laki-lakinya selalu menyambut dengan riang. Setengah tahun berlalu setelah Ibu itu melakukan kemo, Ibu itu melakukan rutinitas seperti biasa. dan tiba-tiba saja ternyata tumor nya itu kambuh kembali. Dokter menyarankan untuk operasi pengangkatan tumor karena tumornya sudah di stadium akhir. Ibu itu merasa takut, takut hal-hal yang buruk terjadi, Ibu itu belum bisa untuk meninggalkan anak laki-laki nya yang tidak bisa apa-apa itu.
Karena dukungan dari orang-orang disekitarnya maka Ibu itu memutuskan untuk dioperasi. Dan operasinya pun berjalan lancar.
Namun cobaan itu kembali datang, ternyata operasinya tidak bersih sehingga tumornya tumbuh kembali, bahkan kini semakin ganas, lebih cepat menyebar dan sampai ke paru-parunya. Ibu itu kini terkapar lemas di tempat tidur rumah sakit. Dengan oksigen dihidung dan alat pengambil darah yang ada di dada sebelah kirinya. Perasaan Ibu itu bercampur aduk, Ibu itu belum bisa meninggalkan anak laki-lakinya, siapa yang akan merawat anak itu, siapa yang mau mengurusi anak yang tidak bisa apa-apa itu. Cobaan bertubi-tubi selalu diterima oleh Ibu itu, mungkin hatinya telah kuat, sekuat baja. Dan takdir pun berkata lain, Ibu itu menghembuskan nafas terakhir dan meninggalkan anak-anak, dan suaminya. Ibu yang dikenal baik dan sabar itu telah meninggal dunia. Banyak sekali kebaikan yang telah Ibu itu lakukan yang tidak dapat kutuliskan.
Kedua anaknya itu dirawat oleh tetangga yang sudah seperti saudara sendiri. Mereka dirawat bagaikan anak sendiri. Orang baik ternyata masih ada di dunia...
Semoga Ibu itu tenang disisi Allah, Ibu terbaik, terkuat, Itulah seorang Ibu, Ibu memiliki perasaan yang berbeda.
Teman-teman, peluklah Ibu kalian, dan ucapkanlah terima kasih, dan katakan Aku sayang Ibu.. :') Sesekali tidurlah dengan Ibu, pandangilah wajahnya saat tidur, peganglah, ya ini Ibu mu yang kau pegang, Ibu yang masih ada di dunia, keadaan akan berbeda bila Ibumu sudah tiada, memandang dan memegang Ibu yang telah terbujur kaku, semua akan merasakannya, hanya saja waktunya yang berbeda. Tami sayang Ibu, Tami sayang Bapak, Sayang kakak-kakak dan adek, Sayang Budhe dan Pakdhe, Tami sayang semua.
Langganan:
Postingan (Atom)