Orang baru yang masuk di kehidupanku
Mengisi hari dan waktuku
Mungkin rasa ini memang tumbuh begitu saja
Entah karena apa rasa ini tumbuh
Hari-hariku bersamamu
Keluh kesahku dan kamu
Celotehanku padamu
Aku senang bersamamu
Dan sedih saat berpisah denganmu
Jarakku denganmu mulai jauh
Namun perasaan ini tidak hilang
Malah semakin tumbuh
saat ini aku lebih bisa mengontrol perasaanku
karna akupun tidak ingin kamu tersakiti
senang mendengar kabar-kabar baikmu
walau itu bukan darimu secara langsung
Akupun mulai belajar hakikat memiliki dan jarak ini
Karna ini memang yang terbaik
Untuk menyiapkan segalanya
menuju keadaan yang lebih baik
Perasaanku padamu belum berubah
walau aku tak bisa melakukan apa-apa untukmu
hanya doa yang bisa ku beri
Tuhan, jaga orang yang ku sayangi, berikan yang terbaik padanya.
Aku sayang kamu, apakah kamu merasakannya? :)
Akankah kita dipertemukan kembali?
Dipertemukan di kondisi yang lebih baik :)
R.
Karna aku dapat merasa, yang berarti aku masih hidup.
Semangat melangkah, Tami!!
Jadi orang yang lebih baik lagi. Semangat!! Berjuang!! hoshh!!
TA.91714.148
Selasa, 16 September 2014
Hilang Pergi Berpisah??
Benar2 di tempa dengan pelajaran tentang kehilangan kepergian perpisahan
Mungkin memang sebelumnya telah ada peristiwa itu namun yang sampai benar-benar merasuk hati adalah ditinggal IBU saat awal kelas 3 SMP. Itulah awal pertama aku merasakan hatiku hancur.
Merasakan tidak memiliki IBU. Kasih Sayangnya, Kesabarannya, semua akan terkenang.
Kelas 3 SMA pun kembali merasakan pedihnya lagi, NENEK juga pergi. Beliau yang peduli dengan caranya..
Pada saat semester 2 kuliah, kembali merasakan pedih yang begitu pedihnya, kehilangan BUDHE. Sosok yang selama ini menggantikan IBU, ikut pergi. Benar-benar hancur rasanya. Seakan sudah tidak ada harapan untuk meneruskan langkah, tujuan yang telah hancur, Tujuanku untuk mereka telah hancur. Keinginanku membuat mereka bangga saat aku menjadi SARJANA juga hancur, foto bersama saat WISUDAku juga hancur.
Dan dilinuran semester 4. ADEK juga ikut pergi. ADEK yang aku sayangi, walau sosok yang ada namun seakan tiada. Hancur semua harapanku.
Sekarang... untuk siapa aku melangkah? Demi siapa aku melangkah?
Namun, kenapa langkah ini tida dapat berhenti, kenapa perasaan hancur ini seakan tertutupi??
Terlalu banyak yang berkorban untukku, mungkin ini alasan mengapa aku tak bisa menghentikan langkah, karena harapan2 lain seiring datang.
Lakukan yang terbaik tami :) bergunalah untuk siapapun..
Mereka telah mengajarimu arti segalanya.
Kuat...aku akan selalu kuat..
Terimakasih untuk semua
Sampai jumpa di alam yang kekal nanti.
Aku akan menyelesaikan urusanku di dunia ini, hingga waktunya nanti kita dipersatukan lagi di keabadian selamanya.
Semoga kekuatan ini selalu ada :)
Tersenyumlah adek kecil. Bersemangatlah. Dunia ini terlalu indah untuk ditangisi.
TA.91714.126
Mungkin memang sebelumnya telah ada peristiwa itu namun yang sampai benar-benar merasuk hati adalah ditinggal IBU saat awal kelas 3 SMP. Itulah awal pertama aku merasakan hatiku hancur.
Merasakan tidak memiliki IBU. Kasih Sayangnya, Kesabarannya, semua akan terkenang.
Kelas 3 SMA pun kembali merasakan pedihnya lagi, NENEK juga pergi. Beliau yang peduli dengan caranya..
Pada saat semester 2 kuliah, kembali merasakan pedih yang begitu pedihnya, kehilangan BUDHE. Sosok yang selama ini menggantikan IBU, ikut pergi. Benar-benar hancur rasanya. Seakan sudah tidak ada harapan untuk meneruskan langkah, tujuan yang telah hancur, Tujuanku untuk mereka telah hancur. Keinginanku membuat mereka bangga saat aku menjadi SARJANA juga hancur, foto bersama saat WISUDAku juga hancur.
Dan dilinuran semester 4. ADEK juga ikut pergi. ADEK yang aku sayangi, walau sosok yang ada namun seakan tiada. Hancur semua harapanku.
Sekarang... untuk siapa aku melangkah? Demi siapa aku melangkah?
Namun, kenapa langkah ini tida dapat berhenti, kenapa perasaan hancur ini seakan tertutupi??
Terlalu banyak yang berkorban untukku, mungkin ini alasan mengapa aku tak bisa menghentikan langkah, karena harapan2 lain seiring datang.
Lakukan yang terbaik tami :) bergunalah untuk siapapun..
Mereka telah mengajarimu arti segalanya.
Kuat...aku akan selalu kuat..
Terimakasih untuk semua
Sampai jumpa di alam yang kekal nanti.
Aku akan menyelesaikan urusanku di dunia ini, hingga waktunya nanti kita dipersatukan lagi di keabadian selamanya.
Semoga kekuatan ini selalu ada :)
Tersenyumlah adek kecil. Bersemangatlah. Dunia ini terlalu indah untuk ditangisi.
TA.91714.126
Jumat, 27 Juni 2014
Jangan Ikuti Arus
Ada kata-kata seorang teman yang sedikit membuatku sadar.
Kata-katanya yang bilang untuk tidak mengikuti arus
Baru kali ini juga aku mendengar ada orang yang bilang padaku tidak punya teman itu juga gak apa apa.
Orang yang setipe akan dikumpulkan
Aku terkadang memang memiliki masalah dengan pertemanan
Bukan masalah dengan teman, tapi masalah itu terdapat dalam diriku
Aku memang sulit untuk akrab dengan orang, tapi jika memang menemukan yang setipe, pasti akan menjadi teman akrab sampai kapanpun.
Terkadang aku berpikir, apa aku yang kurang terbuka, bahkan aku merasakan ada jarak dengan teman-temanku yang saat ini sering aku temui. Sedangkan dengan teman lama yang jelas-jelas jauuuh jaraknya, malah terasa begitu dekat.
Daripada rame, terkadang memang lebih asyik untuk sendiri.
Orang itu bilang kepadaku, menyuruhku untuk lebih sering di perpustakaan dan membaca apapun yang aku sukai.
Tanggapan orang yang bilang ansos atau jarang kumpul itu gaperlu di dengar.
Hahaha...
Sebenernya itu hal yang aku suka, tapi terkadang aku juga ingin menjadi orang biasa, yang ikut kumpul, ngerumpi dan pembicaran lainnya.
Sepertinya mengikuti arus ini sudah cukup ya, jadi diriku sendiri itu lebih dari cukup, gak perlu jadi orang yang sok akrab dengan orang lain, kalo memang cocok pasti akan nyambung dan akrab sendiri.
Sampai saat ini pun diperkenalkan dengan orang-orang yang gak terduga, dengan pendekatan yang biasa aja, dan tiba-tiba akrab dan dekat.
Karena orang-orang yang searus akan berkumpul, kalau arusnya sudah lain lebih baik memang tidak mengikuti arus.
Hahaha jadi diriku yang suka menyendiri, melakukan sesuatu yang orang lain anggap gak penting, dll.
Menolak ajakan buat nonton dan boros, yang bagi orang lain seru tapi sangat tidak nyaman untukku.
Sudah cukup mengikuti arus lain.
Arusku lebih seruuu... :)
TA.1514.270614
Kata-katanya yang bilang untuk tidak mengikuti arus
Baru kali ini juga aku mendengar ada orang yang bilang padaku tidak punya teman itu juga gak apa apa.
Orang yang setipe akan dikumpulkan
Aku terkadang memang memiliki masalah dengan pertemanan
Bukan masalah dengan teman, tapi masalah itu terdapat dalam diriku
Aku memang sulit untuk akrab dengan orang, tapi jika memang menemukan yang setipe, pasti akan menjadi teman akrab sampai kapanpun.
Terkadang aku berpikir, apa aku yang kurang terbuka, bahkan aku merasakan ada jarak dengan teman-temanku yang saat ini sering aku temui. Sedangkan dengan teman lama yang jelas-jelas jauuuh jaraknya, malah terasa begitu dekat.
Daripada rame, terkadang memang lebih asyik untuk sendiri.
Orang itu bilang kepadaku, menyuruhku untuk lebih sering di perpustakaan dan membaca apapun yang aku sukai.
Tanggapan orang yang bilang ansos atau jarang kumpul itu gaperlu di dengar.
Hahaha...
Sebenernya itu hal yang aku suka, tapi terkadang aku juga ingin menjadi orang biasa, yang ikut kumpul, ngerumpi dan pembicaran lainnya.
Sepertinya mengikuti arus ini sudah cukup ya, jadi diriku sendiri itu lebih dari cukup, gak perlu jadi orang yang sok akrab dengan orang lain, kalo memang cocok pasti akan nyambung dan akrab sendiri.
Sampai saat ini pun diperkenalkan dengan orang-orang yang gak terduga, dengan pendekatan yang biasa aja, dan tiba-tiba akrab dan dekat.
Karena orang-orang yang searus akan berkumpul, kalau arusnya sudah lain lebih baik memang tidak mengikuti arus.
Hahaha jadi diriku yang suka menyendiri, melakukan sesuatu yang orang lain anggap gak penting, dll.
Menolak ajakan buat nonton dan boros, yang bagi orang lain seru tapi sangat tidak nyaman untukku.
Sudah cukup mengikuti arus lain.
Arusku lebih seruuu... :)
TA.1514.270614
Marah
Bagaimana meredam ataupn mengendalikan diri saat kita marah??
Memang sulit untuk mengendalikannya, karena saat marah kita tidak sedang jadi diri kita sendiri..
Hanya satu cara yang mampu meredam, amarah akan membawa kepada penyesalan.
Sebagai seorang wanita, harusnya aku bisa lebih sabar, tidak membesarkan nada bicara, harusnya aku bisa mencegahnya.
Semoga bisa mengendalikan kemarahan.. Kamu harus sabar Tami...
TA.1501.270614
Memang sulit untuk mengendalikannya, karena saat marah kita tidak sedang jadi diri kita sendiri..
Hanya satu cara yang mampu meredam, amarah akan membawa kepada penyesalan.
Sebagai seorang wanita, harusnya aku bisa lebih sabar, tidak membesarkan nada bicara, harusnya aku bisa mencegahnya.
Semoga bisa mengendalikan kemarahan.. Kamu harus sabar Tami...
TA.1501.270614
Sabtu, 21 Juni 2014
Not Special
Apakah aku berlaku bodoh? Memperdulikan orang yang tidak peduli terhadapku?
Sedikit-dikit minta ketemu, ngajak makan bareng, bahkan orang tersebut tidak pernah memintaku untuk bertemu tidak pernah mengajakku makan bareng. Kenapa selalu aku??
Apakah aku terlalu bodoh melakukan ini? Aku merendahkan harga diriku sendiri?
Lalu apa kenyataannya, baru sebentar aja udah tau kenyataan itu, haha ternyata ada orang yang lebih spesial. Hahaha aku pengen ketawa, menertawakan kebodohanku. Harusnya aku sadar sejak awal. Tapi kenapa masih memperdulikan, kenapa??? Bahkan aku juga gatau jawabannya.
Hati yang sudah terbuka memang susah sekali untuk tertutup.
ya Allah, kenapa Engkau membiarkanku merasakan perasaan ini lagi, kalau pada akhirnya ada rasa sakit.
Sebagian doaku memang meminta di dekatkan dengan jodohku, orang yang bisa membimbingku untuk selalu ingat denganMu. Apakah ini benar jawabannya? Jika benar tunjukkan ya Allah.
Jika memang dia jodohku, akan aku perjuangkan ya Allah, walau sedih seneng dll.
Aku yakin pasangan yang Allah berikan yang bisa membawaku ke kebaikan.
Ya Allah, jadikan aku wanita yang kuat, yang bisa melewati ujianMu, aku tahu dosaku sangat banyak, tapi Engkau selalu menyayangiku. Kuatkan aku pada tujuanku ya Allah. Dan bawa aku selalu di jalanMu. Aamiin.
Sedikit-dikit minta ketemu, ngajak makan bareng, bahkan orang tersebut tidak pernah memintaku untuk bertemu tidak pernah mengajakku makan bareng. Kenapa selalu aku??
Apakah aku terlalu bodoh melakukan ini? Aku merendahkan harga diriku sendiri?
Lalu apa kenyataannya, baru sebentar aja udah tau kenyataan itu, haha ternyata ada orang yang lebih spesial. Hahaha aku pengen ketawa, menertawakan kebodohanku. Harusnya aku sadar sejak awal. Tapi kenapa masih memperdulikan, kenapa??? Bahkan aku juga gatau jawabannya.
Hati yang sudah terbuka memang susah sekali untuk tertutup.
ya Allah, kenapa Engkau membiarkanku merasakan perasaan ini lagi, kalau pada akhirnya ada rasa sakit.
Sebagian doaku memang meminta di dekatkan dengan jodohku, orang yang bisa membimbingku untuk selalu ingat denganMu. Apakah ini benar jawabannya? Jika benar tunjukkan ya Allah.
Jika memang dia jodohku, akan aku perjuangkan ya Allah, walau sedih seneng dll.
Aku yakin pasangan yang Allah berikan yang bisa membawaku ke kebaikan.
Ya Allah, jadikan aku wanita yang kuat, yang bisa melewati ujianMu, aku tahu dosaku sangat banyak, tapi Engkau selalu menyayangiku. Kuatkan aku pada tujuanku ya Allah. Dan bawa aku selalu di jalanMu. Aamiin.
Bosan Hidup
Bosan banget dengan semua ini, semua masalah yang ada, apalagi kalau lagi jadi satu.. huuft rasanya kayak mau pecah nih kepala.
Oke, aku ngerti masalah untuk diselesaikan bukan untuk dihindari. Tapi ini masalah yang akan terjadi di waktu ke depan, dan gatau mencegahnya atau bahkan gabisa dicegah, karna pasti terjadi.
Waktu liat temen yang bilang pengen mati aja biar semua beres, aku jadi keinget jaman dulu, waktu aku juga merasa seperti itu. Sudah ambil pisau tapi nyali ciut karna takut sakit, atau takutnya gajadi mati ntar malah ngerasain sakit -_-
Jangan sampeee kayak gitu terulang lagi, aku udah gede, harusnya udah mulai dewasa menghadapi masalah.
Okee girl, kamu kuat. Jangan pernah berfikir masalahmu paling berat. lihatlah sekitarmu, mereka juga berjuang untuk hidup.
Allah lebih mengetahui, bersyukur, dan bertobat. Dosamu banyak Tami.
TA.210614.2017
Oke, aku ngerti masalah untuk diselesaikan bukan untuk dihindari. Tapi ini masalah yang akan terjadi di waktu ke depan, dan gatau mencegahnya atau bahkan gabisa dicegah, karna pasti terjadi.
Waktu liat temen yang bilang pengen mati aja biar semua beres, aku jadi keinget jaman dulu, waktu aku juga merasa seperti itu. Sudah ambil pisau tapi nyali ciut karna takut sakit, atau takutnya gajadi mati ntar malah ngerasain sakit -_-
Jangan sampeee kayak gitu terulang lagi, aku udah gede, harusnya udah mulai dewasa menghadapi masalah.
Okee girl, kamu kuat. Jangan pernah berfikir masalahmu paling berat. lihatlah sekitarmu, mereka juga berjuang untuk hidup.
Allah lebih mengetahui, bersyukur, dan bertobat. Dosamu banyak Tami.
TA.210614.2017
Kamis, 19 Juni 2014
Na..na..na..
Pengen banget nih nonton konsernya Yovie n Nunno, pokoknya lagu2nya Yovie.. dan tambah satu.. Judika..
Kalo Yovie konser pasti mahal.. -_- Yovie..Judika.. Semoga bisa nonton :3 hehe
Judika-Cinta Satukan Kita
dia sepi di sini, tak seperti yang lain
walau sudah takdirnya namun dia tetap tersenyum
bahagialah bila kau masih punya mimpi
hidup hanya sekali, berikanlah yang terbaik
merindukan purnama, bertahan walau di dalam duka
bersyukurNya-lah kita, masih banyak yang sayangi kita
merindukan purnama, meraih cinta
cinta yang menyatukan kita
Apalagi kalo nontonnya bareng pasangan.. so sweet banget daaah... lagunya juga enak-enak, suaranya juga enak.. :D
Kalo Yovie konser pasti mahal.. -_- Yovie..Judika.. Semoga bisa nonton :3 hehe
Judika-Cinta Satukan Kita
dia sepi di sini, tak seperti yang lain
walau sudah takdirnya namun dia tetap tersenyum
bahagialah bila kau masih punya mimpi
hidup hanya sekali, berikanlah yang terbaik
merindukan purnama, bertahan walau di dalam duka
bersyukurNya-lah kita, masih banyak yang sayangi kita
merindukan purnama, meraih cinta
cinta yang menyatukan kita
Apalagi kalo nontonnya bareng pasangan.. so sweet banget daaah... lagunya juga enak-enak, suaranya juga enak.. :D
Langganan:
Postingan (Atom)