Selasa, 16 September 2014

Hilang Pergi Berpisah??

Benar2 di tempa dengan pelajaran tentang kehilangan kepergian perpisahan

Mungkin memang sebelumnya telah ada peristiwa itu namun yang sampai benar-benar merasuk hati adalah ditinggal IBU saat awal kelas 3 SMP. Itulah awal pertama aku merasakan hatiku hancur.
Merasakan tidak memiliki IBU. Kasih Sayangnya, Kesabarannya, semua akan terkenang.

Kelas 3 SMA pun kembali merasakan pedihnya lagi, NENEK juga pergi. Beliau yang peduli dengan caranya..

Pada saat semester 2 kuliah, kembali merasakan pedih yang begitu pedihnya, kehilangan BUDHE. Sosok yang selama ini menggantikan IBU, ikut pergi. Benar-benar hancur rasanya. Seakan sudah tidak ada harapan untuk meneruskan langkah, tujuan yang telah hancur, Tujuanku untuk mereka telah hancur. Keinginanku membuat mereka bangga saat aku menjadi SARJANA juga hancur, foto bersama saat WISUDAku juga hancur.

Dan dilinuran semester 4. ADEK juga ikut pergi. ADEK yang aku sayangi, walau sosok yang ada namun seakan tiada. Hancur semua harapanku.

Sekarang... untuk siapa aku melangkah? Demi siapa aku melangkah?
Namun, kenapa langkah ini tida dapat berhenti, kenapa perasaan hancur ini seakan tertutupi??

Terlalu banyak yang berkorban untukku, mungkin ini alasan mengapa aku tak bisa menghentikan langkah, karena harapan2 lain seiring datang.
Lakukan yang terbaik tami :) bergunalah untuk siapapun..
Mereka telah mengajarimu arti segalanya.
Kuat...aku akan selalu kuat..

Terimakasih untuk semua
Sampai jumpa di alam yang kekal nanti.
Aku akan menyelesaikan urusanku di dunia ini, hingga waktunya nanti kita dipersatukan lagi di keabadian selamanya.

Semoga kekuatan ini selalu ada :)

Tersenyumlah adek kecil. Bersemangatlah. Dunia ini terlalu indah untuk ditangisi.

TA.91714.126

Tidak ada komentar:

Posting Komentar